Cara Praktis dan Mudah Perkuat Sablon Baju Agar Awet

Photo by <a href="https://unsplash.com/@anggakrnwan?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditCopyText">Angga Kurniawan</a> on <a href="https://unsplash.com/s/photos/screen-printing?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditCopyText">Unsplash</a>

Sablon merupakan salah satu teknik pada aktivitas proses cetak yang dilakukan dengan menggunakan layar atau screen yaitu pada kerapatan tertentu. Sablon pada umumnya berbahan dasar nylon atau sutra (silk screen). Sablon dapat dilakukan dengan dua teknik yaitu teknik sablon manual dan sablon dengan teknik digital. Sablon ini seringkali dipilih sebagai alternatif dalam mencetak yaitu dikarenakan sablon baju memiliki keunggulan yaitu memiliki hasil yang konsisten karena pencetakan yang dilakukan dengan sablon akan menghasilkan bentuk yang konsisten dalam sablon baju jika dibandingkan dengan melukis sendiri.

Selain hasil yang cepat dan juga konsisten, sablon juga memiliki keunggulan lain yaitu harga sablon yang cukup murah jika dibandingkan dengan cetak masal yang lainnya dan hasil sablon ini memuaskan. Sablon mampu menghasilkan hasil yang memuaskan karena teknik sablon mampu memberikan kepuasan tersendiri karena pembuatannya dapat bervariasi. Sablon memiliki banyak jenis yang biasanya digunakan yaitu seperti sablon DTG (Direct To Garment), sablon plastisol, sablon discharge, sablon rubber, dan  sablon glow in the dark.

Baju sablon masih tetap digemari hingga saat ini oleh berbagai kalangan yaitu baik digemari oleh orang dewasa atau oleh anak muda saat ini. Baju sablon saat ini memiliki beraneka macam gambar yang menarik sesuai desain selera sablon masing – masing. Bahkan belakangan ini baju sablon banyak diincar karena adanya trend baju sablon yang menggunakan gambar sesuai dengan nama pasangan atau justru menggunakan foto pasangan. Trend ini dianggap lucu dan romantis jika pasangan memakai baju sablon yang menarik.

Adanya baju sablon yang banyak digemari oleh banyak orang ini memicu permintaan baju sablon yang meningkat drastis. Namun, adanya permintaan yang tinggi tersebut dikhawatirkan pada sisi lain banyak yang tidak mengetahui bagaimana cara merawat baju yang disablon agar sablon tetap awet. Pada kenyataannya sablon baju cukup rentan jika mencuci baju atau menyetrika dan seringkali sablon pada baju tidak tahan lama karena dengan langkah pada saat mencuci baju yang salah, maka sablon baju akan memudar dan rontok bahkan bisa hilang secara perlahan.  Jika anda ingin mengetahui cara – cara merawat sablon pada baju agar tetap awet, simak beberapa langkah – langkah berikut ini.

1. Teknik Mencuci

Mencuci baju yang terdapat sablon membutuhkan perlakuan yang berbeda dan teknik mencucinya sangat disarankan untuk menggunakan tangan atau secara manual. Akan tetapi, jika anda tidak memiliki waktu luang untuk mencuci baju yang memiliki sablon maka anda dapat mencuci dengan menggunakan mesin cuci menggunakan mode cuci yaitu gentle wash atau gentle cycle. Namun, penggunaan mesin cuci ketika ingin mencuci baju yang memiliki sablon tidak disarankan jika tidak dalam kondisi terpaksa karena sablon pada baju anda sewaktu – waktu akan hilang secara perlahan karena sablon pada baju anda dapat hilang akibat adanya gesekan yang menyebabkan sablon pada baju ini akan hilang sedikit demi sedikit.

Mencuci dengan menggunakan tangan juga tidak disarankan untuk menyikat baju yang disablon karena juga memiliki potensi untuk merusak sablon pada baju.

Usahakan mencuci baju yang disablon sesuai dengan warna baju yang senada atau sama. Mencuci baju yang terdapat sablon harus dengan warna baju yang senada atau sama karena bertujuan agar baju yang disablon tidak mengalami kelunturan. Merendam baju yang disablon tidak diperbolehkan untuk merendam terlalu lama. Ketika anda telah selesai merendam baju sablon selama kurang lebih 10 – 15 menit, pastikan langkah selanjutnya anda mencuci dan mengkucek lembut baju yang disablon tersebut. Oleh karena itu, jika anda ingin mengkucek baju yang direndam ini pastikan anda mengkuceknya secara lembut dan perlahan agar sablon tidak rusak atau luntur. Jadi, anda tidak perlu mengkuceknya dengan sekuat tenaga dan jangan sampai anda menyikat area sablon.

Mencuci baju yang bersablon tidak diperbolehkan untuk terlalu lama menghilangkan noda pada kaos yang disablon karena ketika melihat noda pada baju, maka anda perlu segera membersihkan noda pada baju tersebut. Anda tidak diperbolehkan untuk menunggu terlalu lama untuk membersihkannya, maka noda pada baju akan sulit untuk dihilangkan dan terpaksa harus disikat dan berujung dapat menyebabkan sablon pada baju mudah luntur. Selain itu, baju yang disablon tidak disarankan untuk dicuci dengan menggunakan pemutih baju karena adanya campuran zat kimia pada pemutih dapat menyebabkan sablon pada baju cepat pudar dan tekstur sablon pada baju tersebut akan menipis secara perlahan.

2. Teknik Mengeringkan

Langkah selanjutnya yang harus diperhatikan pada saat setelah selesai mencuci baju yang terdapat sablon yaitu dengan memperhatikan teknik dalam mengeringkan baju yang disablon. Cara yang dapat dilakukan yaitu menjemur bagian dalam. Dimana dalam mengeringkan baju yang disablon setelah mencuci baju tersebut, anda dapat membalikkan posisi baju yaitu sesuai pada bagian luar baju yang bersablon terletak di dalam dan bagian baju yang tidak disablon terletak di bagian luar. Membalikkan posisi baju yang disablon di dalam dan yang tidak berada pada bagian luar ini bertujuan untuk menjaga baju yang  disablon agar terhindar dari cahaya matahari secara langsung. Hal ini dilakukan karena meletakkan posisi baju yang bersablon di luar akan merusak sisi sablon secara perlahan meskipun sebenarnya baju yang dijemur dan terkena sinar matahari langsung proses pengeringannya lebih cepat.

3. Teknik Menyetrika

Setelah anda menerapkan teknik mencuci dan teknik mengeringkan baju yang disablon, langkah yang seharusnya tidak anda lewatkan yaitu teknik menyetrika baju yang disablon. Sama seperti teknik mengeringkan baju yang disablon, maka teknik menyetrika ini juga perlu menyetrika dalam keadaan baju masih terbalik. Oleh karena itu, pada saat anda mengangkat baju yang sudah anda keringkan anda tidak perlu membalikkan posisi baju tersebut. Akan tetapi, anda hanya perlu menyetrika dengan posisi yang sama yaitu sablon terletak di dalam. Hal tersebut perlu dilakukan karena bertujuan untuk menghindari kerusakan sablon baju akibat terkena panas dari setrika secara langsung.

Tips Tambahan

Selain anda perlu memperhatikan teknik mencuci, teknik mengeringkan dan teknik menyetrika baju yang disablon, sebaiknya anda juga memperhatikan tips lain. Tips yang lainnya yaitu usahakan tidak menggunakan baju yang disablon pada saat anda tidur. Hal ini bertujuan untuk menghindari gesekan – gesekan yang terjadi pada saat anda tidur. Gesekan ini dapat merusak sablon baju anda, sehingga sebaiknya perlu dihindari. Demikian langkah – langkah yang dapat direkomendasikan agar sablon baju anda tetap awet. Selanjutnya anda dapat menerapkannya di rumah. Semoga rekomendasi ini membantu kalian dalam merawat baju sablon secara praktis dan mudah agar sablon pada baju anda tetap terjaga dan bagus seperti pertama kali anda sablon baju.

Konveksi Diprintex Solo | Ahlinya Konveksi Kemeja, Baju Seragam & Kaos Komunitas

Artikel Menarik Lainnya

Jersey Futsal Keren

Bagi futsal dan sepak bola penggunaan jersey tentu sudah tidak asing lagi. Salah satu atribut sepak bola ini seakan melekat kental pada jenis aktivitas olahraga

Read More »

Seragam Kerja Lapangan Keren

Seragam kerja adalah pakaian yang dipakai untuk kepentingan pekerjaan. Seragam kerja juga dapat digunakan sebagai identitas sebuah perusahaan. Seragam kerja seringkali digunakan untuk pekerja lapangan

Read More »
Open chat
Hallo
Ada yang bisa kita bantu?