Apakah Sablon Plastisol dan Rubber

Sablon termasuk dalam jenis seni kriya yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sablon menggunakan teknik cetak saring dalam menghasilkan gambar atau tulisan pada sebuah material kain dan sebagainya. Sablon biasanya dipilih karena mampu mneghasilkan cetak yang baik dan jelas pada media tertentu.

Sablon biasanya digunakan untuk menambah ornament tertentu pada beberapa jenis barang mulai dari tas. Jaket, sweater, celana, jersey, banner, spanduk dan yang paling sering digunakan untuk kaos. Kegiatan sablon membutuhakn keterampilan dan ketelatenan khusus karena memiliki kesulitan tertentu pada proses pengerjaannya. Oleh karena itu untuk menghasilkan sablon yang baik tenaga professional sangat diperlukan.

Sejarah awal penemuan sablon dipercaya telah terjadi berabad-abad lalu tepatnya pada sekitar abad 17 di Jepang. Kemunculan teknik ini awanya digunakan untuk menyablon kimono karena keprihatinan raja pada harga kimono ornament tangan yang sangat mahal. Setelah itu sablon kemudian semakin mendunia dengan mulai tersebar di negara sekitar Jepang.

Dibanding saat ini, teknik sablon pada zaman dahulu tentu sangat berbeda. Kini sablon dibantu dengan menggunakan mesin sedangkan pada masa lampau sablon dilakukan dengan metode cetak atau teknik pengecapan.

Perkembangan zaman semakin memajukan industry sablon. Pada sekitar 1907 di Inggris mulai ditemukan teknik cetak menggunakan bahan sutra. Tak lama kemudian disusul dengan penemuan mesin sablon yang berdampak terhadap kemajuan besar dalam industry sablon.

Kini industry sablon semakin maju ditandai dengan makin banyaknya teknik dan jenis yang bermunculan. Salah satu jenis sablon yang cukup digemari adalah sablon plastisol. Sablon plastisol termasuk salah satu yang terbaik. Sablon plastisol biasanya direkomendasikan untuk material kaos.

Sablon Plastisol

Plastisol merupakan nama yang merujuk pada penggunaan bahan dasar tinta plastisol. Jenis tinta ini memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri disbanding dengan tinta lain. Tinta plastisol terdiri atau campuran bahan PVC dan minyak, tidak seperti tinta lain yang biasa dicampur air, tinta yang dicampur dengan minyak memiliki hasil akhir yang lebih baik.

Sablon plastisol sangat cocok digunakan untuk desain yang rapat atau kecil,  karena jenis tinta plastisol memiliki waktu cukup lama untuk kering sehingga dapat segera diperbaiki apabila terjadi masalah. Sablon plastisol memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.

  • Kelebihan Sablon Plastisol

Sebagai salah satu jenis tinta berkualitas, sablon plastisol menghasilkan jenis sablon yang tahan lama karena nemiliki daya rekat yang baik pada media cetaknya. Penggunaan tinta plastisol pada beragam jenis media tidak membuat tintanya cepat mengelupas sehingga desain gambar atau tulisan masih akan tetap terjaga setelah bertahun-tahun.

Tinta plastisol juga memberikan kualitas warna yang cerah. Sehingga tidak memberi efek kusam pada media setelah proses finishing. Tinta plastisol juga memiliki beragam pilihan warna menarik yang cocok untuk diaplikasikan pada berbagai jenis media.

Sablon menggunakan tinta plastisol mampu memberikan tingkat akurasi yang sangat baik. Ketika ingin mencetak gambar atau tulisan dengan gradasi warna, plastisol menjadi tinta pertama yang sangat cocok karena mampu memberikan kerapatan warna yang pas. Sehingga tidak perlu khawatir warna akan beradu atau saling mempengaruhi.

Kelebihan lain dari tinta plastisol adalah tidak mudah kering, sehingga tintanya dapat digunakan lagi untuk proses sablon selanjutnya, selain hemat tinta plastisol membantu mengurangi pembuangan limbah dari industry sablon.

Tinta plastisol termasuk tinta standart yang biasa digunakan dalam industry clothing internasional karena kuaitasnya yang sangat baik. Meski memiliki beragam kelebihan, sablon plastisol juga memiliki kekurangan tersendiri.

  • Kekurangan Sablon Plastisol

Proses sablon dengan tinta plastisol membutuhkan waktu cukup lama terutama untuk proses pengeringannya. Karena tercampur dari bahan minyak tentu saja proses keringnya lebih memakan waktu. Untuk mempercepat proses pengeringan dapat dibantu dengan penggunaan mesin khusus.

Tinta plastisol juga memiliki harga yang lebih mahal disbanding jenis tinta sablon lain karena diperoleh dari minyak sintetik.  Kekurangan lain adalah bahan plastisol tidak tahan panas. Untuk itu hendaknya tidak disetrika langsung pada bagian sablon karena berpotensi merusak sablon. Selain itu setelah dicuci sebaiknya tidak dijemur dibawah matahari.

Sablon Rubber

Jenis sablon lain yang juga cukup dikenal adalah sablon rubber, sablon ini termasuk sablon terbaik yang biasa digunakan dalam industry sablon. Sablon rubber memiliki perbedaan mencolok dengan sablon plastisol. Jika sablon plastisol menggunakan campuran minyak, sablon rubber terbuat dari campuran air.

Sablon rubber termasuk yang paling sering digunakan pada berbagai media mulai dari kaos, jersey dan sebagainya. Jenis sablon rubber sering digunakan karena memiliki beberapa kelebihan antara lain.

  • Kelebihan Sablon Rubber

Dibanding dengan harga sablon plastisol sablon rubber lebih murah, untuk itulah jenis sablon ini termasuk yang paing sering dipilih apabila hendak mencetak gambar atau tulisan dengan harga yang terjangkau di kantong.

Karena terbuat dari campuran air, sablon rubber memiliki tingkat kecepatan yang baik pada saat proses pengeringan sehinggat penggunaan waktu lebih efisien. Tinta rubber juga dapat diperbaiki dengan segera jika terjadi kesalahan pada saat proses cetak.

Sablon rubber juga lebih tahan panas dibanding sablon lain. Meskipun dijemur dibawah matahari hasil sablon tidak akan mudah pecah ataupun lengket. Kamu juga bisa menyetrika bagian sablon karena tidak akan merusak tintanya. Namun sebaiknya kamu tetap melapisi bagian sablon dengan material lain Sehingga gambar atau tulisan yang dicetak akan tetap bertahan dengan baik.

  • Kekurangan Sablon Rubber

Setiap pemilihan tinta pada industry sablon memiliki kekurangan masing-masing. Beberapa kekurangan sablon rubber adalah munculnya kerak pada hasil akhir sablon. Kerak akan memberi efek berbeda pada sablon. Namun kamu tidak perlu risau karena keraknya dapat dibersihkan secara berkala.

Kerak tersebut juga dapat mengganggu proses produksi karena dapat menyumbah pori-pori pada screen. Untuk itu perlu perhatian khusus pada saat proses percetakan dilakukan.

Kekurangan lain dari penggunaan sablon rubber adalah kualitasnya bisa sangat buruk dan kaku jika tinta yang dipilih berkualitas rendah. Jika tinta rubber yang digunakan tidak baik maka hasil sablon akan sangat rentan rusak.

Penggunaan tinta rubber juga membuat banyaknya limbah yang disumbangkan oleh industry sablon. Tidak seperti tinta plastisol yang keringnya lebih lama, tinta rubber lebih cepat kering sehingga jika tidak disegerakan proses cetaknya, tintanya tidak dapat digunakan lagi dan harus dibuang.

Setiap tinta dan jenis sablon memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kamu bisa menjadikan kelebihan dan kekurangan tersebut sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk memilih material sablon.

Sablon plastisol dan rubber menjadi dua jenis sablon yang sering dipilih karena pertimbangan harga, kualitas dan lainnya. Kedua jenis sablon ini sudah cukup biasa digunakan dalam industry sablon sehingga cukup mudah ditemui. Jika kamu ingin menyablon kaos dan sebagainya kamu bisa mencari jasa sablon secara daring atau luring.

Konveksi Diprintex Solo | Ahlinya Konveksi Kemeja, Baju Seragam & Kaos Komunitas

Artikel Menarik Lainnya

Jersey Futsal Keren

Bagi futsal dan sepak bola penggunaan jersey tentu sudah tidak asing lagi. Salah satu atribut sepak bola ini seakan melekat kental pada jenis aktivitas olahraga

Read More »

Seragam Kerja Lapangan Keren

Seragam kerja adalah pakaian yang dipakai untuk kepentingan pekerjaan. Seragam kerja juga dapat digunakan sebagai identitas sebuah perusahaan. Seragam kerja seringkali digunakan untuk pekerja lapangan

Read More »
Open chat
Hallo
Ada yang bisa kita bantu?