9 Tips dan Trik Mencuci Kaos Sablon Agar Tetap Tahan Lama

Kaos sablon saat ini masih tetap digemari oleh orang banyak dari berbagai kalangan baik pada orang dewasa maupun pada anak muda zaman sekarang. Bahkan kaos sablon menjadi bisnis pada bidang fashion yang trend dan semakin berkembang.

Kaos sablon digemari karena bahannya yang enak, kualitas yang baik, harga cukup terjangkau, gambar atau desain pada kaos sablon yang bervariatif, cukup menyerap keringat dan model yang kekinian, menjadi pemicu pembeli yang tetap menyukai kaos sablon pada saat ini. Kaos sablon pada anak muda zaman sekarang digunakan untuk memberikan hadiah kepada teman, saudara, bahkan pasangan untuk kado ulang tahun, kado pernikahan bahkan kado pada moment tertentu seperti anniversarry.

.Kaos sablon banyak diminati oleh remaja yang memiliki pasangan karena kaos sablon dapat didesain dengan menggunakan gambar pasangan atau nama pasangan, sehingga kaos sablon ini menjadi alternatif sebagai kado pada momen tertentu untuk diberikan kepada orang yang spesial. Namun, sebagai pengguna kaos sablon harus memahami bagaimana tips dan trik mencuci kaos sablon. Tips dan trik mencuci kaos sablon agar sablon tetap awet yaitu sebagai berikut  :

1. Jangan merendam kaos sablon terlalu lama

Tips yang pertama yang harus dilakukan yaitu dalam kaos sablon usahakan jangan terlalu lama merendam pakaian agar tidak mudah luntur. Hal ini perlu dilakukan karena jika merendam kaos yang terlalu lama akan menyebabkan lapisan sablon sendiri berkurang dan sablon menjadi cepat. Sablon menjadi cepat rusak disebabkan karena kaos ini terlalu lama direndam dengan menggunakan detergen yang terlalu banyak, sehingga mengakibatkan panas yang memicu kerusakan pada kaos sablon. Usahakan anda merendam kaos cukup selama 5 menit – 15 menit saja agar sablon pada kaos tetap terjaga dan awet. Pada kaos yang berbahan sablon polyflex anda dapat mencucinya dengan menggunakan tangan dan usahakan untuk tidak mengucek terlalu lama. Hindari dalam pemakaian sikat ketika mencuci yaitu pakaian berbahan katun sebab bisa merusak tekstur kainnya.

2. Suhu air 40°

Tips kedua yang dapat anda terapkan dalam proses mencuci kaos sablon yaitu dengan memperhatikan suhu air yang digunakan. Pada saat mencuci kaos sablon biasanya menggunakan air dengan suhu maksimum yaitu sebesar 40°C. Suhu air itu sendiri merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena jika mencuci dengan menggunakan air melebihi suhu  40° tersebut dapat menyebabkan sablon pada kaos  menjadi pudar dan kemudian menjadi rusak.

3. Usahakan tidak memakai mesin cuci bila mencuci kaos sablon.

Tips berikutnya yang perlu diperhatikan ketika mencuci kaos yang disablon yaitu dengan memperhatikan teknik saat mencuci. Mencuci kaos yang disablon sebaiknya dilakukan dengan secara manual yaitu dengan menggunakan tangan  dan tidak menggunakan bantuan mesin cuci. Jika mencuci kaos sablon menggunakan mesin cuci menyebabkan friksi antar kaos mengakibatkan kaos sablon menjadi rusak secara perlahan, sehingga anda perlu berhati – hati dalam mencuci kaos sablon agar sablon pada kaos tidak rusak atau hilang.

4. Pisahkan kaos sablon

Selanjutnya jika anda telah menerapkan tips pertama hingga tips ketiga, maka selanjutnya tips yang harus anda perhatikan yaitu dengan memisahkan kaos sablon dengan baju yang lainnya. Usahakan agar kaos sablon dicuci bersamaan dengan kaos yang senada atau satu warna. Pisahkan sesuai warna masing-masing kaos sablon yang di punya. Jangan mencampurkan dua warna yang berbeda ketika mencuci. Misal, jangan menyatukan kaos warna putih dengan kaos warna merah. Hal itu, untuk menghindari kemungkinan lunturnya kaos satu sama lainnya. Oleh karena itu, tips mencuci kaos sablon supaya tidak mengakibatkan luntur perlu dilakukan yaitu dengan memilah atau memisahkan pakaian dari pakaian berwarna lainnya. Hal ini perlu dilakukan agar kaos sablon tidak kelunturan warna lain jika dipisah dengan kaos lain atau baju yang tidak memiliki warna yang senada.

5. Dilarang menggunakan pemutih

Tahap selanjutnya yang perlu dilakukan pada saat mencuci kaos sablon yaitu sama halnya dengan menggunakan deterjen secara berlebihan dan perlu hindari juga untuk memakai pemutih ketika mencuci kaos sablon. Penggunaan pemutih biasa dilakukan untuk memutihkan atau menghilangkan noda membandel. Namun faktanya tidak seperti itu, ketika membersihkan dan mencuci kaos tidak diperbolehkan untuk menggunakan produk pemutih pakaian karena dapat merusak bahan pada kaos itu sendiri. Hal Itu membuat pakaian sablon cepat pudar dan tekstur sablonnya menjadi tipis. Hal tersebut dapat terjadi karena disebabkan oleh campuran bahan kimia pada pemutih.

6. Hindari menyikat kaos sablon

Hal yang harus diperhatikan selanjutnya pada saat mencuci kaos sablon adalah menghindari menyikat kaos ketika mencuci. Menyikat kaos sablon dapat membuat bahan menjadi mudah rusak dan membuat pori-pori membesar pada kaos sablon. Oleh karena itu, jika hal tersebut masih tetap dilanjutkan dapat membuat kaos tersebut bolong – bolong. Menyikat kaos sablon juga mengakibatkan sablon pada kaos menjadi lebih mudah rusak dan tidak tahan lama, sehingga jika terdapat noda pada kaos sablon cukup memberikan sabun (detergen) dan mengucek kaos sablon secara perlahan dengan tangan atau menggunakan sikat gigi yang lembut.

7. Jangan terlalu lama membersihkan noda pada kaos.

Ketika menemukan noda pada kaos, segera untuk membersihkan kaos tersebut. Jangan menunggu terlalu lama hanya untuk membersihkannya. Jika terlalu lama membersihkannya, noda akan semakin sulit untuk dihilangkan dan terpaksa harus disikat lalu mengakibatkan sablon menjadi mudah cepat lepas.

8. Membalikkan pakaian saat mencuci dan menjemur.

Tips selanjutnya yang dapat diterapkan dalam mencuci kaos sablon adalah dengan memperhatikan teknik ketika mencuci kaos sablon. Usahakan untuk mencuci kaos sablon yaitu dalam keadaan posisi terbalik. Mencuci kaos sablon dengan posisi terbalik dapat memudahkan pada saat proses pengeringan kaos sablon. Kaos sablon yang tidak ada sablonnya berada di dalam, sedangkan yang ada sablonnya berada di luar. Melalui cara membalikkan posisi kaos sablon pada saat mencuci ataupun menjemurnya dapat membuat kaos sablon menjadi lebih tahan lama karena sablon pada kaos akan terhindar dari kerusakan yang disebabkan hilangnya sablon secara perlahan ketika menjemur. Hal ini dapat terjadi karena sablon terkena cahaya matahari secara langsung.

9. Jangan gunakan mesin pengering

Tips terakhir yang dapat diterapkan yaitu untuk menghindari kebiasaan yang sering dilakukan yaitu mencuci kemudian setelahnya menggunakan mesin pengering. Akan tetapi, tidak semua pakaian dapat dikeringkan menggunakan mesin pengering, salah satunya adalah kaos sablon. Jika menggunakan mesin pengering mengakibatkan kaos sablonnya rusak.

Beberapa tips di atas adalah tips yang dapat anda lakukan sebagai teknik dalam mencuci kaos sablon agar kaos sablon tetap tahan lama. Oleh karena itu, beberapa tips di atas sebaiknya anda lakukan jika ingin memperoleh hasil kaos sablon yang tahan lama.  

Konveksi Diprintex Solo | Ahlinya Konveksi Kemeja, Baju Seragam & Kaos Komunitas

Artikel Menarik Lainnya

Jersey Futsal Keren

Bagi futsal dan sepak bola penggunaan jersey tentu sudah tidak asing lagi. Salah satu atribut sepak bola ini seakan melekat kental pada jenis aktivitas olahraga

Read More »

Seragam Kerja Lapangan Keren

Seragam kerja adalah pakaian yang dipakai untuk kepentingan pekerjaan. Seragam kerja juga dapat digunakan sebagai identitas sebuah perusahaan. Seragam kerja seringkali digunakan untuk pekerja lapangan

Read More »
Open chat
Hallo
Ada yang bisa kita bantu?